Informasi Program Pangan dan Gizi Masyarakat

Tujuan Program P2B

Arah yang ingin dicapai melalui pemanfaatan pekarangan, lengkap dengan contoh hal yang dapat diamati di lapangan.

Tujuan umum

Secara umum, Program P2B bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan yang produktif, ramah lingkungan, dan dikelola bersama oleh masyarakat.

Tujuan umum ini dijabarkan menjadi enam tujuan khusus. Masing-masing dilengkapi contoh hal yang dapat diamati di lapangan, sehingga kelompok dan pendamping memiliki gambaran yang sama tentang hasil yang diharapkan. Cara pengukurannya dibahas di halaman Monitoring dan Evaluasi.

Tujuan khusus

Meningkatkan ketersediaan pangan keluarga

Pekarangan diarahkan menjadi sumber pangan yang dapat dipanen secara rutin, sehingga keluarga memiliki cadangan bahan pangan segar di dekat rumah.

Hal yang dapat diamati

  • Jumlah jenis tanaman yang dipanen setiap bulan
  • Frekuensi panen dalam satu musim

Meningkatkan kualitas konsumsi pangan

Hasil pekarangan mendorong keluarga mengonsumsi pangan yang lebih beragam, bergizi, seimbang, dan aman, tidak hanya bertumpu pada makanan pokok.

Hal yang dapat diamati

  • Keragaman menu harian keluarga
  • Porsi sayur dan buah dalam menu

Mendukung pemenuhan kebutuhan gizi

Sayuran daun, sayuran buah, kacang-kacangan, dan buah pekarangan membantu menambah asupan vitamin, mineral, dan serat bagi seluruh anggota keluarga.

Hal yang dapat diamati

  • Ketersediaan sayuran hijau setiap pekan
  • Ragam buah yang dikonsumsi keluarga

Mengoptimalkan lahan pekarangan

Lahan sempit sekalipun ditata agar produktif melalui teknik yang sesuai, seperti polybag, vertikultur, dan bedengan.

Hal yang dapat diamati

  • Luas pekarangan yang dimanfaatkan
  • Teknik budidaya yang diterapkan

Memberdayakan masyarakat

Kelompok menjadi wadah belajar, berbagi bibit, dan mengambil keputusan bersama. Peran perempuan dalam pengelolaan pangan keluarga diperkuat.

Hal yang dapat diamati

  • Keaktifan pertemuan kelompok
  • Jumlah anggota yang menerapkan di rumah

Mewujudkan keberlanjutan pangan

Kebun bibit, pengomposan, dan penanaman bergilir membuat kegiatan tetap berjalan meskipun pendampingan intensif telah berakhir.

Hal yang dapat diamati

  • Kebun bibit yang tetap aktif
  • Pemanfaatan kompos dari sampah rumah tangga

Keterkaitan tujuan dan kegiatan

Setiap tujuan didukung oleh kegiatan tertentu dalam tahapan pelaksanaan program.

Contoh keterkaitan tujuan khusus dengan kegiatan utama
TujuanKegiatan utamaPihak yang terlibat
Ketersediaan panganPenanaman bergilir di pekarangan anggotaKeluarga, kelompok
Kualitas konsumsiPenyuluhan menu beragam dan pengolahan hasilKelompok wanita tani, pendamping
Pemenuhan giziPemilihan komoditas sesuai kebutuhan keluargaKeluarga, pendamping
Optimalisasi lahanPenataan pekarangan dan lahan contohKelompok, pendamping
PemberdayaanPertemuan rutin dan pembagian peran kelompokSeluruh anggota
KeberlanjutanPengelolaan kebun bibit dan pengomposanKelompok, komunitas desa